![]() |
|
| Kekerasan menurun di Irak, namun terjadi beberapa serangan fatal dalam beberapa hari terakhir |
Menurut laporan pihak keamanan Irak, serangan terjadi di distrik Abu Ghraib dan sasarannya adalah para pejabat yang menghadiri
konferensi perujukan nasional.
Tingkat kekerasan di Irak sudah jauh menurun dalam beberapa bulan terakhir, namun terjadi beberapa serangan fatal dalam beberapa
hari terakhir.
Sedikitnya 28 orang tewas dalam serangan di sebuah pusat penerimaan polisi hari Minggu.
Wartawan BBC Mike Sergeant di Baghdad mengatakan masih terlalu pagi untuk menyimpulkan apakah serangan ini merupakan pola
baru, namun ini menunjukkan bahwa situasi kehidupan di Irak masih berbahaya.
Wartawan juga tewas
Sumber-sumber kepolisian mengatakan polisi, tentara dan wartawan termasuk mereka yang tewas dalam serangan terbaru ini.
Dua wartawan dari stasiun televisi independen yang berbasis di Kairo menjadi korban yang tewas, sementara seorang wartawan
al-Iraqiya terluka.
Wartawan Al-Bagdadiya Suhaib Adnan dan kameramen Haider Hashim tewas, demikian keterangan juru bicara televisi tersebut.
Ledakan bom terjadi saat para anggota delegasi keluar dari ruang konferensi, yang dihadiri sejumlah tamu penting.
Gedung pertemuan itu terletak 24 kilometer dari pusat kota Bahgdad, dan dekat dengan penjara Abu Ghraib, yang terkenal karena
penyiksaan yang dilakukan oleh tentara Amerika setelah invasi tahun 2003.
Serangan terbaru ini terjadi beberapa hari setelah militer Amerika mengatakan akan mengurangi tentara mereka di Irak sebanyak
12 ribu orang dalam enam bulan mendatang.
Discussion
No comments for “Puluhan tewas dalam ledakan di Irak”
Post a comment