![]() |
|
| Dalai Lama mengatakan Cina membuat kebudayaan Tibet hampir punah |
Selama 50 tahun pemerintahan Cina di sana telah menyebabkan banyaknya penderitaan, kata pemimpin spiritual Tibet dalam pengasingan
tersebut, yang menuduh Beijing menciptakan iklim ketakutan di sana.
Dia juga mengulangi permintaanya agar Tibet mendapatkan otonomi yang berarti dan sah.
Pernyataan ini muncul dalam peringatan 50 tahun gagalnya perlawanan terhadap tentara Cina yang membuat Dalai Lama kemudian
mengasingkan diri.
Menurut wartawan BBC James Reynolds di Beijing, pernyataan Dalai Lama ini berbeda dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya
yang bernada perdamaian.
Menurut wartawan kami, ini mungkin menunjukkan rasa frustrasi yang dirasakannya terhadap pemerintahan Cina di Tibet.
Cina mengatakan tentaranya membebaskan warga Tibet dari perbudakan dalam masyarakat feodal.
Cina merencanakan guna memperingati 28 Maret – tanggal di tahun 1959 dimana Partai Komunis Cina membubarkan pemerintah lokal
di Tibet – sebagai hari Emansipasi.
Juru bicara Departemen Luar Negeri Cina, Ma Zhaoxu menggambarkan pernyataan Dalai Lama sebagai “kebohongan.”
“Kalangan yang mengelilingi Dalai Lama bingung dan salah. Mereka menyebarkan rumor. Reformasi demokratik di bawah pemerintahan
Cina merupakan reformasi paling luas dan paling berpengaruh dalam sejarah Tibet,” katanya seperti dikutip kantor berita AFP.
Hari Senin, President Hu Jintao menyerukan adanya “Tembok Besar” melawan separatis Tibet.
Kemungkinan sabotase
Ribuan tentara dan polisi Cina dilaporkan sudah dikerahkan ke wilayah Tibet di tengah kekhawatiran bakal adanya kekerasan
di tengah peringatan.
Beberapa kelompok pegiat sudah melaporkan adanya tindak kekerasan di Tibet.
Cina melarang wartawan asing masuk ke sana, sehingga sulit untuk mengkonfirmasi berita-berita tersebut.
Beijing mengatakan sudah memperketat pengawasan daerah perbatasan untuk persiapan ” kemungkinan sabotase dari para pendukung
Dalai Lama.”
Berbagai unjuk rasa di kawasan Asia Pasifik sudah terjadi.
Empat orang ditahan setelah bentrok dengan polisi di luar kedutaan Cina di ibukota Australia, Canberra namun kemudian dibebaskan.
Menurut laporan AFP, di Nepal, sekitar 100 warga Tibet di pengasingan dihalangi oleh polisi di luar ibukota Kathmandu, karena
pemerintah memberlakukan larangan di luar kedutaan Cina.
|
|
Discussion
No comments for “Dalai Lama kecam Cina”
Post a comment