Faksi-faksi Palestina, termasuk Hamas dan Fatah, hari ini akan bertemu di Kairo untuk memulai proses rekonsiliasi.
Komite lintas faksi akan melakukan pembicaraan dalam 5 isu utama yang diharapkan bisa membuka jalan atas pemerintah nasional
bersatu.
Wartawan BBC di Kairo, Christian Fraser, melaporkan pertemuan ini diharapkan bisa menyelesaikan pertarungan sengit antara
2 faksi utama, Hamas dan Fatah, selama 18 bulan belakangan.
Fatah –dibawah pimpinan Presiden Otorita Palestina, Mahmoud Abbas– menguasai kawasan Tepi Barat sementara Hamas –dengan
pemimpin Ismail Haniya– menguasai Jalur Gaza dan terlibat perang dengan Israel beberapa waktu lalu.
Israel melakukan serangan udara dan darat ke wilayah Jalur Gaza dengan alasan untuk menghentikan penembakan roket dari Gaza
ke wilayah Israel.
Akibat serangan Israel itu sekitar 1.300 warga Palestina tewas dan ribuan gedung maupun rumah penduduk hancur.
Dan masyarakat internasional sudah berjanji akan menyalurkan bantuan sebesar US$ 4 milyar untuk membangun kembali Gaza.
Namun semua faksi di Palestina sepakat bahwa proses itu hanya akan bisa dicapai jika mereka bersatu.
Lima isu utama
Dilaporkan 7 anggota Hamas dari Jalur Gaza akan terbang ke Kairo untuk bergabung dengan anggota sayap politiknya yang berangkat
dari Damaskus, Suriah.
Sementara itu Presiden Otorita Palestina, Mahmoud Abbas, menginstruksikan delegasi yang terdiri dari 16 orang untuk ikut dalam
pertemuan Kairo.
Komite lintas faksi akan menbahas masalah pembentukan pemerintah nasional bersatu, pelaksanaan pemilihan umum, rekonsiliasi
dan 2 isu lain yang amat penting; reformasi dinas keamanan serta Organisasi Pembebasan Palestina, PLO.
Hamas menegaskan keinginan agar kelompok mereka mempunyai perwakilan yang seimbang di PLO.
Adapun Perdana Menteri Otorita Palestina, Salam Fayyad, sudah mengajkan pengunduran diri pemerintahannya sebagai upaya untuk
membantu pembentukan pemerintahan nasional bersatu akhir bulan ini.
Discussion
No comments for “BBC College of Journalism”
Post a comment